Kisahislami penuh hikmah ini, mengingatkan bahwa apapun yang terjadi, adalah agar manusia belajar sesuatu. Kisah islami menyentuh hati. Kisah islami menyentuh hati kali ini, datang dari cerita yang dituturkan kembali, oleh salah seorang dosen hukum di salah satu universitas terkemuka di Indonesia. Kisahmualaf searing anak kecil berusia 12 tahun. Dari situlah dirinya mulai tersadar dan memutuskan untuk masuk Islam dan menjadi mualaf. Namun, sebelumnya ia juga pernah mempelajari tentang Yudaisme sebelum kisah mualaf yang dijalaninya, tapi lagi-lagi menurutnya itu tidak masuk akal baginya. "Aku tidak langsung masuk Islam karena ada Salahsatu bagian Rasulullah SAW dari hasil rampasan perang adalah kambing yang berasal dari antara 2 gunung. Setelah itu, ada seorang pria dari pedesaan Arab melihat kembing tersebut. Baca Juga : 7 Cara Motivasi Diri Agar Kerja Sukses & Punya Produktivitas Tinggi. Pria itu berkata bahwa banyak sekali kambing disitu. KitH. Ilustrasi Gurun Pasir. Foto equus journeys Muslim Obsession – Beredar viral sebuah kisah yang dialami seorang ulama sekaligus sosok yang dijuluki Bapak Kedokteran Dunia, Ibnu Sina. Kisah ini menarik untuk disimak dan diambil pelajarannya. Suatu hari Ibnu Sina melakukan perjalanan dengan kuda kesayangannya. Pada suatu tempat yang dianggap nyaman, ia berhenti beristirahat. Kuda diikat ditempat yang sedikit teduh. Diberi makan jerami dan dicampur rumput pilihan. Ibnu Sina tahu binatang itu tidak boleh dimusuhi bahkan disiksa. Harus disayang karena membantu manusia. Ibnu Sina duduk ditempat lebih teduh tak jauh dari kuda, sambil menikmati bekal yang dibawanya. Tiba-tiba datang seseorang menunggang keledai. Ia turun dan mengikat keledai berdekatan dengan kuda milik Ibnu Sina. Dengan maksud supaya keledainya bisa memakan jerami dan rumput pilihan. Dan orang tersebut pun duduk dengan Ibnu Sina berada. Ketika ia duduk dan ikut makan, Ibnu Sina mengingatkan, “Keledaimu jauhkan dari Kudaku supaya tidak dislentak/ditendang.” Orang yang diajak bicara itu tersenyum sambil menoleh ke kuda dan keledai. Namun, plak. Si keledai ditendang kuda hingga terluka cidera. Pemilik keledai marah-marah kepada Ibnu Sina dan meminta tanggung jawabnya. Ibnu Sina diam saja. Sampai kemudian si pemilik keledai mendatangi hakim dan meminta agar Ibnu Sina membayar atas luka cidera keledainya. Saat ditanya oleh hakim pun Ibnu Sina terdiam. Hakim kemudian berkata kepada orang yang mengadu, “Apakah ia bisu…..?” Orang itu menjawab, “Tidak, tadi dia bicara padaku.” Hakim bertanya lagi, “Apa yang ia katakan…..?” Orang itu kembali menjawab, “Jangan dekatkan Keledaimu nanti ditendang Kudaku.” Setelah mendengar jawaban itu, sang Hakim tersenyum dan berkata kepada Ibnu Sina, “Anda ternyata pintar. Cukup diam dan kebenaran terungkap.” Sambil tersenyum Ibnu Sina berkata kepada Hakim, “Tidak ada cara lain untuk menghadapi orang bodoh adalah dengan diam. Dan kebenaran akan menunjukkan jalannya sendiri. Itulah kenapa sebabnya kenapa saya memilih diam.” Ilustrasi Muslimah belajar. Sumber menanamkan pendidikan akhlak dan karakter pada anak, kita perlu memberikan contoh dalam bentuk cerita-cerita atau kisah tokoh muslim yang menginspirasi. Begitu pula dalam mendidik anak perempuan supaya menjadi muslimah yang shalihah dan berakhlak baik, kita perlu memberikan contoh cerita tokoh perempuan dalam sejarah Islam yang menginspirasi dan dapat dijadikan teladan, seperti kisah Aisyah binti Abu Bakar. Aisyah binti Abu Bakar adalah istri Rasulullah SAW dan putri dari Abu Bakar Ash Shiddiq. Aisyah adalah seorang wanita yang cerdas, shalihah dan memiliki banyak keistimewaan sehingga sangat patut dijadikan contoh dan teladan bagi para Aisyah binti Abu Bakar sebagai Teladan Bagi Muslimah Aisyah binti Abu Bakar adalah sosok yang memiliki banyak keistimewaan dan pengetahuan sehingga sangat patut dijadikan teladan dan inspirasi bagi Aisyah binti Abu Bakar ini bersumber dari buku Kisah Keteladanan dan Hikmah Terbaik Para Sahabat Rasulullah SAW oleh Mutthia Asma' dan Junaidil Awani 2018 47-48.Aisyah adalah istri yang memerhatikan keilmuan dari Rasulullah SAW, yang menjadikannya sebagai guru bagi kaum laki-laki sahabat Rasulullah. Para sahabat pun menjadikan Aisyah sebagai rujukan dalam bidang hadits, sunnah, dan juga menguasai syair dan ilmu kedokteran atau pengobatan. Diriwayatkan dari Hisyam, bahwa ia mendengar dari bapaknya yang berkata, "Aku tidak melihat seorang pun yang lebih mengetahui ilmu faraidh, fikih, dan syair daripada Aisyah." HR. Ibnu Abi Syaibah.Murid-murid Aisyah menyaksikan bahwa sang guru merupakan sosok yang hebat dan mahir dalam segala bidang. Aisyah memiliki pengetahuan yang luas dalam bidang sejarah, sastra, dan kedokteran pengobatan. Suatu saat Urwah berkata"Aku tidak pernah melihat seorang pun yang lebih pandai dalam bidang kedokteran daripada Aisyah."Aisyah belajar kedokteran dari para tabib yang biasa mengobati pasiennya dengan obat-obat herbal dan rerumputan. Urwah ibn Zubair kagum akan kepandaiaan dan kemampuan Aisyah dan bertanya pada Aisyah tentang hal tersebut,"Wahai Bunda Aisyah, aku tidak heran akan daya pemahamanmu, karena engkau istri Rasulullah dan putri Abu Bakar. Aku juga tidak heran dengan ilmu syair dan sejarahmu karena engkau putri Abu Bakar, sementara Abu Bakar adalah orang yang paling ahli dalam masalah itu. Namun aku heran dengan kemampuan dan ilmumu di bidang kedokteran, bagaimana engkau mendapatkannya? Dari mana ilmu engkau dapatkan wahai Bunda?" Aisyah berkata, "Wahai Urwah, di akhir hidup, Rasulullah mengalami sakit yang tak kunjung sembuh. Saat itu banyak utusan dari bangsa Arab yang berdatangan dari segala penjuru untuk mengobati Rasulullah. Akulah yang harus meneruskan pengobatan Rasulullah."Ilustrasi Muslimah belajar dan membaca buku. Sumber juga termasuk sebagai ahli hadits dan fikih. Ia hafal lebih dari 2100 hadits Rasulullah SAW. Diriwayatkan Abu Musa bahwa ia berkata, "Jika ada sahabat yang menanyakan hadits kepada kami, lalu kami menanyakannya pada Aisyah, maka kami pasti mendapatkan ilmu penjelasan darinya." HR. at-Tirmidzi. Itulah kisah Aisyah binti Abu Bakar, istri Rasulullah SAW yang memiliki banyak keistimewaan. Cerita Aisyah binti Abu Bakar ini dapat disampaikan kepada anak-anak perempuan sebagai teladan dan menginspirasi para muslimah masa kini untuk selalu memperbanyak wawasan dan ilmu pengetahuan supaya menjadi pribadi yang shalihah dan berkualitas. IND 403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID NLgm90TWuKjel_y4SGj_7FQs8iOTqITYJDaio9FWq5teuhv5q5B6Lw== YB Mangunwijaya Sepulang menyerang VOC di Batavia, panglima perang Mataram Islam Tumenggung Wiraguna mendapat hadiah dari Sultan Agung, wanita cantik bernama Rara Mendut. Tapi ditolak. Sepulang menyerang VOC di Batavia, panglima perang Mataram Islam Tumenggung Wiraguna mendapat hadiah dari Sultan Agung, wanita cantik bernama Rara Mendut. Tapi ditolak. - Tak ada yang meragukan kebesaran Tumenggung Wiraguna sebagai pangilima perang Mataram Islam. Menjelang akhir hayat Sultan Agung, sosok ini bahkan dipercaya mengurusi pemerintahan. Tapi siapa sangka, Tumenggung Wiraguna ternyata menyimpan cerita getir ditolak wanita. Masih ingat cerita Roro Mendut? Sebagai seorang panglima, Tumenggung Wiraguna dikenal sebagai sosok yang cakap, berani, tangguh, cerdas, dan sangat setia pada Sultan Agung. Menurut penulis asal Belanda de Graaf, Tumenggung Wiraguna diperkirakan berasal antara dari Jipang atau Pajang. Di masa Sultan Agung, dua wilayah itu adalah bawahan Mataram Islam. Ketika Sultan Agung berkuasa, Tumenggung Wiraguna menjabat sebagai panglima perang pada 1644. Salah satu tugasnya adalah ketika menaklukkan Pati. Selain itu, Tumenggung Wiraguna juga menjadi wakil utama Sultan Agung dan mengurus pemerintahan dan memimpin pasukan Mataram dalam berbagai ekspedisi militer. Lalu, ia menjadi hakim tertinggi dan penasehat utama Susuhunan Mataram. PROMOTED CONTENT Video Pilihan TRANS TV - Kisah dan Riwayat berisi cerita yang menginspirasi dan juga mengandung sejarah yang mengandung nilai-nilai Islam. Banyak sekali kisah maupun riwayat berkenaan dengan syiar Islam. Baik dari tinjauan sejarah, maupun tafsir kitab-kitab. Tak terlewat pula, program penuh kajian islami ini juga menjelaskan banyak hal yang terkandung dalam Al Quran maupun hadist Nabi tentang banyak hal. Sangat direkomendasi bagi Anda yang selalu haus akan ilmu kajian Islam. Transmedia merupakan Grup Media terkemuka Indonesia yang terdiri dari 2 stasiun TV nasional TransTV & TRANS 7, televisi berlangganan Transvision, televisi berita berstandar internasional CNN Indonesia TV serta televisi khusus ekonomi dan bisnis kelas dunia CNBC Indonesia TV. Selain stasiun TV, Transmedia juga memiliki jaringan media online terbesar detikcom, serta Seluruh tayangan TransTV selain bisa dinikmati di rumah, anda juga bisa mengaksesnya melalui live streaming tv di Bagi anda yang ingin menyaksikan kembali program favorit TransTV dimana saja dan kapan saja klik link ini Follow semua akun media sosial Trans TV dan subscribe Youtube channel TRANS TV Official.

cerita islam yang menginspirasi